Usul Asal Usil

sebuah blog yang dibuat atas dasar pemikiran '140 karakter belum cukup'

Wednesday, 1 June 2011

back again

haha, alhamdulillah nih bisa balik lagi nge - post setelah kira - kira 4 taun lamanya, nggak nge-post lagi di Blogger.

rada kaget sih, pas liat blogger sekarang, terjadi perubahan yang sangat luar biasa fan... (enough), yang kayaknya lebih gampang digunakan oleh blogger pemula (tepuk tangan buat 'blogger' dan om gugel)

yah gitu deh kesannya saat kembali lagi mengetik di blogger. btw, kayaknya diriku bakal sering nge-post disini mengisi waktu luang (yang kebanyakan dipake nganggur), and buat yang penasaran, silakan deh pantengin terus blog ini.

oh, sekalian promote deh, follow twitter @nabilsyoga ya :D see ya there, if u think 140 char is enough!

Labels:

Monday, 16 November 2009

MEJA KAYU UNTUK AYAH DAN IBU

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.
Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan matanya yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah.
Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. ”Kita harus lakukan sesuatu,” ujar sang suami. ”Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk Pak Tua ini.”

Lalu, suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring dan gelas, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.
Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada air mata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Meski tak ada gugatan darinya. Tiap kali nasi yang dia suap, selalu ditetesi air mata yang jatuh dari sisi pipinya. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.

Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua kejadian itu setiap hari dalam diam. Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. ”Kamu sedang membuat apa?” Anaknya menjawab, ”Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu, untuk makan saat Aku sudah besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.
Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmata pun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Setelah Mereka makan bersama di meja makan seperti semula. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama. Dan anak itu, tak lagi meraut untuk membuat meja kayu.

RENUNGAN
Anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak.

Sahabat….sesering apakah kita menangis mendo’akan anak-anak kita agar tak terjerumus di lembah maksiat yang kini telah menembus seluruh lorong ruang dan waktu ?
Sesering apakah kita meratap memohon agar anak-anak kita memiliki benteng keimanan yang mampu menahan serangan pergaulan bebas dan narkoba yang telah merajalela ?
Sesering apakah kita menumpahkan air mata ini untuk anak-anak kita agar kelak mereka senantiasa memohonkan ampunan untuk kita ketika kita telah terlelap di alam penantian nanti ?
Seering apakah kita mengantar tidur malamnya dengan cerita-cerita indah penuh keteladanan ? dan keteladanan yang mana pula yang sering kita peragakan dihadapan mereka ?

Tiga hal yang akan abadi bersama kita sampai ajal kita datang nanti :
1. Amal Jariah ( Wakaf dan Sedekah )
2. Anak Yang Sholeh yang selama hidupnya selalu mendo’akan kita
3. Ilmu Yang Bermanfaat yang memberi dampak kebaikan kepada banyak orang
Menangislah, karena tumpahnya air mata kita karena takut kepada Allah kelak akan menjadi PEMADAM API NERAKA

Labels: ,

Friday, 13 November 2009

PERAN GRAVITASI DALAM KEHIDUPAN

"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?" (QS 67:31)

Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, yang telah memberikan rizki dan karunia-Nya kepada kita, agar kita dapat beraktivitas, agar kita dapat senantiasa beribadah kepada-Nya sampai tiba saatnya, jiwa kita dicabut dari jasad dan meninggalkan dunia fana.

Shalawat serta salam, senantiasa tercurah kepada jungjunan kita Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabat, para tabi'in dan tabi'at, serta kita, umatnya hingga akhir zaman.

Manusia, diberi akal dan hati sebagai potensi untuk mencari kebenaran yang terkandung dalam setiap gerak - gerik yang kita lakukan, serta kejadian - kejadian alam yang terjadi di sekitar kita baik yang terlihat oleh mata, maupun yang kasat mata.

Sebenarnya, banyak sekali kejadian - kejadian alam yang terjadi disekitar kita, yang memiliki manfaat yang sangat besar, akan tetapi banyak dari kita yang tidak menyadarinya. Entah tidak tahu atau tidak mau tahu akan hal tersebut. Salah satu kejadian alam tersebut adalah gaya gravitasi.

Gravitasi adalah salah satu gaya dasar dari empat gaya dasar yang merupakan hal terpenting untuk berlangsungnya semua gerakan fisik yang ada di Alam Semesta. Selain gaya gravitasi, ada pula gaya elektromagnetik, gaya nuklir kuat dan gaya nuklir lemah yang mempengaruhi gerakan alam semesta. Allah swt telah menetapkan tetapan gaya gravitasi secara tepat dan seimbang.


Menurut Michael Denton, ahli biologi molekuler terkenal, menjelaskan keseimbangan luar biasa pada gravitasi:


“Jika gaya gravitasi satu trilliun kali lebih kuat, alam semesta akan jauh lebih kecil dan sejarah hidupnya jauh lebih pendek. Sebuah bintang biasanya mempunyai massa satu trilliun lebih kecil dari matahari dan masa hidup sekitar satu tahun. Di lain pihak, jika gravitasi kurang kuat, tidak ada bintang atau galaksi yang pernah terbentuk....”


Jika tetapan gaya gravitasi bertambah atau berkurang, keseimbangan di Alam Semesta akan terganggu. Akibat yang di timbulkan jika tetapan gravitasi bumi lebih kuat, akan menyebabkan atmosfer bumi menahan terlalu banyak amonia dan metana yang merusak kehidupan. Sedangkan, jika gravitasi bumi lebih lemah, atmosfer bumi akan kehilangan air sehingga kehidupan tidak dapat berlangsung.


Rotasi Bumi juga akan terganggu jika tetapan gravitasi berubah. Jika gravitasi matahari jauh lebih kuat lagi, rotasi bumi akan lebih cepat dan kecepatan angin pada atmosfer menjadi tinggi, menyebabkan topan badai terbentuk dan tidak memungkinkan kehidupan berlangsung. Sedangkan, jika lebih lambat, perbedaan temperatur siang dan malam terlalu besar.


Begitu pula pada gaya gravitasi antara bumi dan bulan. Jika lebih besar, gaya tarik bulan akan menimbulkan dampak serius terhadap kondisi atmosfer bumi, kecepatan rotasi bumi dan pasang surut laut. Jika lebih kecil, akan terjadi perubahan iklim secara ekstrim.


Pengaruh jauh dan dekatnya jarak bumi dan bulan berdampak pula pada gaya tarik – menarik bumi dan bulan. Jika jarak keduanya sedikit lebih dekat saja, pengaruh bulan terhadap pasang surut air laut akan mencapai dimensi yang membahayakan. Ombak lautan akan membanjiri dataran rendah. Pergesekan yang terjadi sebagai akibatnya akan meningkatkan temperatur lautan dan keseimbangan temperatur yang penting bagi kehidupan di bumi akan hilang. Jika jarak keduanya sedikit lebih jauh saja, pasang surut akan berjurang, menyebabkan lautan tidak bergerak. Air yang diam akan membahayakan kehidupan di laut, dan kadar oksigen yang kita hirup pun berkurang.


Sungguh sangat menajubkan. Semua ciptaan Allah yang ada di langit dan bumi, memiliki banyak rahasia dan manfaat. Andaikata kita mau memikirkan kejadian - kejadian tersebut, Insya Allah, Allah akan menambahkan keimanan kedalam hati kita dan menjadikan kita lebih optimis dalam menjalani hidup ini.


Nah, mungkin segitu yang dapat saya sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat!!!

Labels: , ,